3 Studi Kasus Influencer Marketing Sukses yang Dapat Kamu Tiru!

Syalfaira

Februari 5, 2025

Seorang influencer wanita sedang merekam video tutorial makeup dengan kamera tripod, kegiatan ini salah satu dari strategi influencer marketing

Influencer marketing kini menjadi tren digital yang semakin populer, terlihat dari timeline media sosial yang dipenuhi konten kreatif berbagai produk yang semakin beragam.

Namun, ditengah maraknya aktivitas promosi digital ini, banyak yang bertanya-tanya: seberapa efektif strategi ini sebenarnya? 

Bagaimana cara memastikan nilai ROI dari influencer marketing bisa bersaing di era digital yang sangat kompetitif?

Data yang dilansir dari trend.io menunjukkan bahwa 89% pelaku marketing mengakui ROI dari influencer marketing sama atau bahkan melampaui kanal pemasaran tradisional. 

Dampaknya terhadap angka penjualan juga bisa diukur secara jelas. Singkatnya, influencer marketing masih menjadi pilihan yang tepat untuk strategi digital, dengan catatan diterapkan secara strategis.

Untuk mendorong keputusan pembelian konsumen, dibutuhkan lebih dari sekadar menggaet influencer terkenal untuk mempromosikan sebuah produk. Influencer marketing adalah instrumen bisnis yang perlu dioptimalkan dengan tepat untuk hasil yang maksimal.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan mengulas 3 studi kasus sebagai contoh kesuksesan kampanye influencer marketing, didukung oleh data dan insight yang berharga untuk para marketer.

Brand apa saja yang dapat memanfaatkan kampanye influencer marketing dengan baik? Yuk Simak penjelasannya dibawah ini!

Baca Juga: Cara Membangun Strategi Influencer Marketing yang Efektif

Dyson

Dalam daftar studi kasus marketing ini, kita akan melihat influencer yang berbeda. Tak hanya manusia, Dyson juga berhasil menggandeng hewan peliharaan yang memiliki pengaruh besar di media sosial.

Para ‘pet influencer’ ini terbukti memiliki daya tarik kuat di platform digital. Bagi brand seperti Dyson, pemilik hewan peliharaan adalah target pasar yang sangat potensial.

Sejak mengembangkan produk khusus untuk pembersihan bulu hewan, Dyson terus berupaya memperkuat posisinya di segmen ini.

Brand yang satu ini meluncurkan kampanye influencer marketing di Instagram dengan tujuan meningkatkan brand awareness.

Saat itu, masih sedikit pemilik hewan yang menyadari bahwa Dyson bisa menjadi solusi andal, dan brand ini bertekad mengubah persepsi tersebut. Mereka juga ingin meningkatkan engagement di platform Instagram.

Strategi yang Diterapkan

Dyson berkolaborasi dengan 5 pet influencer di Instagram, dengan fokus utama pada pemilik anjing. Brand ini memberikan kebebasan kreatif kepada para influencer untuk membuat konten mereka sendiri.

Syaratnya cukup sederhana, konten harus menghibur dan menunjukkan bagaimana pemilik hewan membersihkan sisa-sisa aktivitas si anabul. 

Kunci kesuksesan kampanye ini adalah keberanian Dyson memberikan kendali kreatif penuh kepada para influencer. Mereka juga memilih influencer bukan berdasarkan jumlah pengikut, melainkan berdasarkan karakteristik audiens.

Salah satu influencer Dyson bahkan hanya memiliki 2.500 pengikut. Namun, hal tersebut justru menghasilkan tingkat engagement tertinggi dalam kampanye ini.

Hasil yang Dicapai

Keputusan berani Dyson untuk memberikan kebebasan penuh kepada influencer terbukti membuahkan hasil. Campaign ini berhasil meraih 1 juta views, 115.000 likes, dan tingkat engagement mencapai 10%.

Samsung Indonesia

Samsung Indonesia mencatatkan keberhasilan strategi influencer marketing dengan memanfaatkan kelihaian para kreator konten media sosial untuk memperkenalkan Samsung Galaxy S21.

Rangkaian kampanye dilakukan mulai dari pre-launch, launching, hingga tech review. Samsung berhasil berkolaborasi dengan 13 influencer media sosial dan portal berita teknologi untuk mengoptimalkan reach dan interaksi dengan audiens.

Strategi yang Diterapkan

Pada fase pre-launch, Samsung menggandeng influencer Instagram untuk membuat konten cerita yang mengajak interaksi pengikut.

Mereka menggunakan fitur question box dan polling box dengan pertanyaan menarik untuk membangun rasa penasaran tentang smartphone terbaru ini.

Saat momen peluncuran tiba, para influencer menggelar siaran langsung di Instagram. Mereka tidak sekadar memperlihatkan produk, tapi juga menjelaskan detail spesifikasi sambil mendemonstrasikan langsung keunggulan Samsung Galaxy S21 kepada para penonton.

Hasil yang Dicapai

Kampanye ini sukses melampaui target views dan engagement yang diharapkan. Yang lebih membanggakan, Samsung Galaxy S21 mendapat sambutan luar biasa di pasar. 

Bahkan varian Samsung Galaxy S21 Ultra 512 GB menjadi produk paling laris pada periodenya.

Avoskin

Brand skincare lokal yang satu ini berhasil menunjukkan prestasi cemerlang dalam penerapan strategi influencer marketing.

Di tahun 2022, Avoskin menghadirkan aktor populer Refal Hady sebagai Brand Ambassador (BA) lokal untuk mendukung peluncuran produk terbaru mereka, Your Skin Bae Shield of Sun Essence.

Strategi yang Diterapkan

Melalui platform media sosial, Refal Hady aktif membangun interaksi dengan komunitas Avoskin. Dia juga hadir di acara offline bergengsi Jakarta X Beauty, sebuah event kecantikan dari Female Daily yang menjadi magnet bagi pecinta skincare.

Langkah strategis ini dirancang untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan awareness brand Avoskin di masyarakat.

Hasil yang Dicapai

Dilansir dari Compas Dashboard, terlihat perbandingan kinerja bisnis Avoskin sebelum dan sesudah mengangkat Refal Hady sebagai Brand Ambassador:

  • Periode sebelum Refal Hady: 26 Mei – 24 Juni 2022
  • Periode setelah Refal Hady resmi menjadi BA: 25 Juni – 24 Juli 2022
  • Penjualan produk naik signifikan sebesar 15,39%, dari 72.8K unit menjadi 84K unit.
  • Pendapatan melonjak 25,9%, dari Rp10,3 miliar menjadi Rp13 miliar.

Meski tidak bisa dipastikan bahwa peningkatan penjualan ini semata-mata karena strategi influencer marketing, kehadiran Refal Hady sebagai BA terbukti memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis Avoskin.

Lihat Juga: 9 Istilah-Istilah Influencer Marketing yang Wajib Diketahui


Demikianlah tiga studi kasus kesuksesan kampanye influencer marketing yang bisa menjadi inspirasi untuk strategi pemasaran digitalmu.

Dari Dyson yang berhasil memanfaatkan pet influencer, Samsung Indonesia dengan pendekatan multi-channel nya, hingga Avoskin yang sukses berkolaborasi dengan brand ambassador.

Setiap brand membuktikan bahwa influencer marketing yang dieksekusi dengan tepat dapat memberikan hasil yang luar biasa.

Tak hanya ide yang menarik, kamu tentunya membutuhkan platform Influencer marketing yang tepat untuk bisa mengeksekusi idemu menjadi kampanye yang sukses. Disinilah Fair hadir sebagai partner yang dapat membantu brand kamu!

Fair menyediakan layanan end-to-end mulai dari pemilihan influencer yang tepat, perencanaan strategi konten, manajemen kampanye, hingga analisis performa dengan metrics yang detail.

Kami siap membantu Kamu merancang dan mengeksekusi kampanye influencer marketing yang sesuai dengan tujuan bisnis-mu, yang tentunya didukung oleh teknologi analitik terkini dan database influencer yang luas.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk wujudkan kampanye yang sukses bersama Fair!

Let’s Get A Deep-Dive Insights About Fair

You might be interested in

Seorang influencer wanita sedang merekam konten video di depan kamera dengan latar belakang meja kerja yang estetik, merepresentasikan tren influencer marketing.
Pelajari tren influencer marketing 2025 yang bisa ditiru untuk strategi pemasaran digital yang lebih sukses. (Source: Freepik)

5 Tren Influencer Marketing 2025 yang Dapat Ditiru Untuk Strategi Marketingmu

Syalfaira

Februari 28, 2025

IIlustrasi konsep digital marketing dengan ikon bisnis dan keuangan, menggambarkan aktivitas dan pengertian apa itu affiliate marketing melalui penggunaan laptop.
Temukan pengertian affiliate marketing dan bagaimana strategi ini dapat membantu meningkatkan penjualan serta memperluas jangkauan brand secara efektif. (Source: Freepik)

Apa Itu Affiliate Marketing? Yuk Pelajari Manfaatnya Untuk Brandmu!

Syalfaira

Februari 27, 2025